Sabtu, 22 Oktober 2011

BAB 1

BAB 1
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Masalah
      Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai masalah antrian dalam sistem jasa pelayanan, baik pada lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta. Antrian timbul karena banyaknya individu yang membutuhkan jasa pelayanan pada waktu yang bersamaan. Hal ini antara lain bisa dijumpai terutama di kota-kota besar di Indonesia yang disebabkan oleh jumlah penduduk yang besar dan dapat juga disebabkan karena terbatasnya sumber daya dalam sistem jasa pelayanan dan dunia usaha (bisnis) di Indonesia.
       Antrian merupakan hal yang umum terjadi disuatu tempat, dimana mengantri merupakan suatu proses untuk dapat melakukan sesuatu. Seperti antrian pada loket-loket bank, loket-loket pembayaran telepon, antrian untuk membeli tiket bus di terminal, antrian penonton pada pada gedung bioskop dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya.
        Disini penelitian ilmiah akan mengambil contoh pada antrian Bank BRI Unit Kranji, dimana seseorang mengantri  untuk mendapatkan jasa pelayanan dibidang perbankan. Antrian yang akan dibahas disini adalah antrian Bank BRI yang ramai dikunjungi pada hari-hari dan jam-jam tertentu.
mengantri disuatu bank merupakan hal yang wajar terjadi, tetapi bisa jadi hal yang sangat membosankan. Oleh karena itu, diperlukan system formasi baris penungguan nasabah jika ingin mendapatkan pelayanan di Bank tersebut dan pelayanan yang diberikan bank tersebut harus dilakukan seefisien mungkin, karena apabila terjadi pelayanan yang terlalu banyak, maka akan memerlukan ongkos yang lebih besar. Sebaliknya jika kapasitas pelayanan kurang, maka akan terjadi penungguan dalam waktu yang cukup lama yang tentu saja akan menimbulkan suatu akibat, baik berkurangnya jumlah nasabah yang datang atau ketidak efisien pada karyawan bank tersebut.
Berdasarkan hal diatas maka, penelitian ini memberi judul " ANALISIS ANTRIAN NASABAH PADA BANK BRI UNIT KRANJI".

1.2 Rumusan Masalah dan Batasan Masalah
      a. Rumusan Masalah
                Berdasarkan uraian diatas maka masalah yang akan dibahas dalam penulisan ilmiah ini adalah :
          1. Bagaimana antrian yang terjadi pada nasabah Bank BRI Unit Kranji? 
          2. Berapa jumlah teller yang harus dioperasikan agar pelayanan dapat optimal?
      b. Batasan Masalah
Setelah diuraikan masalah diatas, maka penulis membatasi masalah antrian nasabah pada teller Bank BRI Unit Kranji Bekasi Barat pada bulan juni 2011 dari pukul 08.00 s/d 12.00 wib dengan menggunakan metode Multi-Channel Single Phase.
1.3 Tujuan Penelitian 
       Adapun tujuan atau manfaat dari penulisan ilmiah ini adalah :

1.    Untuk mengetahui antrian yang terjadi di teller Bank BRI Unit Kranji Bekasi Barat
       2.    Untuk mengetahui jumlah teller yang harus digunakan agar pelayanan lebih optimal.




 

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar